Jokowi jelang Pilkada: Menang jangan jumawa, kalah tak boleh ngamuk

Pelaksanaan Pilkada serentak menyisakan waktu kurang dari satu bulan. Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan khusus untuk TNI, Polri, kepala daerah dan kontestan peserta pilkada. Presiden menginstruksikan agar TNI dan Polri tetap menjaga netralitas.
"Pada aparat TNI dan Polri saya minta agar terus independen dan netral selama proses berlangsung," kata Jokowi di Rakornas Pemantapan Pelaksanaan Pilkada serentak, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (12/11).
Selain itu, Jokowi juga berpesan kepada para kepala daerah untuk ikut memantau dan menjaga netralitas PNS di daerah masing-masing. Kepala daerah diminta mengedepankan etika politik.
"Ajak rakyat berdemokrasi dalam keriangan. Saya juga perlu mengimbau kontestan agar bersaing secara sehat. Kalau menang jangan jumawa kalau kalah jangan justru mengajak pendukungnya untuk ngamuk," pesan Jokowi.
Lebih lanjut Jokowi menambahkan, momen penyelenggaraan Pilkada akan jadi ujian menyongsong pilkada berikutnya yaitu Pilkada pada tahun 2017 dan 2018 yang selanjutnya akan jadi pengalaman penting jelang pemilu 2019.
"Pengalaman melaksanakan Pilkada serentak tahun ini bisa jadi rujukan untuk laksanakan Pilkada 2017. Kita harus siapkan aturan main yang lebih cepat," ucapnya.
sumber merdekacom
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Jokowi jelang Pilkada: Menang jangan jumawa, kalah tak boleh ngamuk"